Breaking News

Wacana Debat Caleg Provinsi Banten Bakal Diundur, Ketum Himakom: Masih Nunggu Kesiapan Peserta

 

Pamflet selebaran wacana debat terbuka Caleg DPRD Provinsi Banten Dapil Lebak. / poto: istimewa
Lebak, LineNews.id - Wacana debat terbuka antara dua Caleg (Calon Anggota Legislatif) DPRD Provinsi Banten Dapil Lebak yang difasilitasi oleh Himpunan Mahasiswa Komunikasi (Himakom) Universitas Mathla'ul Anwar Banten kabarnya bakalan  diundur.

Hal tersebut sebagaimana disampaikan oleh Ketua Umum Himakom, M. Firman Habibi, bahwa agenda debat terbuka itu tidak jadi dilaksanakan pada 7 Februari besok lantaran waktu yang terlalu singkat sehingga salah satu Caleg belum merespon surat undangan debat yang disampaikan.

"Untuk debat besok sepertinya bakal diundur, karena waktu yang terlalu mepet dan salah satu Caleg belum merespon surat undangan debat," kata Firman, pada Selasa (6/2/24).

Ditanya soal kapan waktu pasti pelaksanaannya, Firman mengaku belum bisa memberikan keterangan. Pihaknya masih membaca situasi dan kondisi, serta menunggu respon dan kesiapan Caleg yang diundang debat. Meskipun kata dia, harus diakui bahwa respon masyarakat di media sosial terhadap pamflet dan informasi debat sudah sangat ramai.

"Berkaitan dengan waktunya kita belum bisa memastikan, masih menunggu moment dan konfirmasi yang diundang debat. Kalau dari netizen sudah ramai responnya, banyak yang menginginkan ini jadi," jawabnya.

Sementara itu, Musa Weliansyah, Caleg yang juga diundang debat berharap Caleg yang akan menjadi lawan debatnya bisa hadir, supaya, tutur Musa, bisa mengedukasi masyarakat.

"Saya kira H. Asep AW gentle untuk bisa hadir dalam acara debat terbuka yg difasilitasi Himkom Unma,  toh debat itu kan untuk mengedukasi masyarakat sehingga mereka bisa memberikan penilaian yg obyektif dan rasional," kata Musa.

"Gentle lah jangan cuma berani ngomong saat kampanye bahwa dewan tidak ada kerjanya selama 5 tahun, disisi lain dia tidak tahu agenda kerja DPRD Lebak setiap tahunnya," imbuhnya.

Musa menyampaikan bahwa tujuan debat bukan untuk menentukan siapa yang hebat, tapi dibalik itu merupakan bagaian dari peran Caleg dalam mewujudkan Pemilu yang bersih dari segala pelanggaran.

"Debat juga untuk membuka seluas-luasnya peran caleg di dalam mengawal pemilu yang bersih, taat dan patuh terhadap regulasi yang berlaku terkait sarat dan larangan yang dilakukan didalam berkampanye sesuai Undang-Undang No 7 Th 2017 tentang Pemilu, jadi bukan untuk menentukan siapa yg kalah dan siapa yang menang. Makanya saya berharap yg bersangkutan bisa hadir karena banyak sekali masyarakat yg antusias untuk hadir baik itu pemuda, mahasiswa, masyarakat bahkan beberapa caleg dari berbagai partai dan anggota DPRD kabupaten Lebak sudah konfirmasi ke saya mereka akan hadir," paparnya.

Musa juga mengakui respon publik sangat luar biasa antusias menunggu gelaran debat terbuka tersebut. Karena ini akan menjadi momentum yang sangat langka, apabila debat Caleg terlaksana.

"Diprakirakan besok ratusan orang akan hadir  dan bisa ditonton ribuan bahkan puluhan ribu di live streaming nanti. Saya kira ini sangat penting jadi tolong hadir lah jangan jadi pecundang, InsyaAllah aman dan kondusif," tukasnya. (KW)

0 Komentar

Posting Komentar

Advertisement

Type and hit Enter to search

Close