Breaking News

DLH Kabupaten Lebak Tanggapi Marak Galian Batu Bara Diduga Ilegal di Cihara

 

Lokasi kegiatan penambangan Batu Bara diduga ilegal di Kecamatan Cihara, Lebak, Banten. / Poto: istimewa
Lebak, LineNews.id - Ihwal semakin maraknya galian tambang batubara diduga belum mengantongi izin di wilayah Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, Banten, pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lebak memberikan tanggapan.

Kepala Dinas DLH Kabupaten Lebak, Iwan Sutikno menyampaikan, sebagai instansi pemerintah yang bertugas di sektor lingkungan hidup, tentu pihaknya mempunyai tanggung jawab untuk memberi imbauan terkait dampak negatif pertambangan tak berizin pada ekosistem lingkungan. Kadis juga mengaku bahwa DLHLebak sudah turun ke lokasi.

"Kami DLH setidaknya punya tanggung jawab untuk melakukan imbauan dengan memberikan masukan bahwa pertambangan yang tidak dengan kaidah lingkungan akan menimbulkan kerusakan lingkungan. Maka hari ini pun temen-temen LH ke lokasi," kata Kadis LH melalui pesan elektronik WhatsApp, Jumat (2/2/24).

Disampakan Kadis LH Kabupaten Lebak, terkait semakin maraknya tambang batubara tradisional diduga ilegal di wilayah Kecamatan Cihara dan di wilayah Lebak Selatan (Baksel), penertibannya di bawah wewenang provinsi.

"Bahwa pertambangan non logam kewenangannya ada di provinsi, apabila mereka tidak ada izin maka satpol PP provinsi lah yang sebaiknya bergerak," katanya.

Terakhir, Kadis mengaku bahwa sudah menyampaikan informasi terkait pertambangan diduga ilegal di Kabupaten Lebak kepada Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) dan (Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (DESDM) Provinsi Banten.

"Kami DLH Kab. Lebak telah melakukan atau meneruskan informasi pertambangan tak berizin ke DLHK provinsi dan ESDM provinsi yang sampai saat ini belum mendapat jawaban," tukasnya.

Sampai berita ini diterbitkan, wartawan masih berupaya mengkonfirmasi pihak DLHK dan DESDM Provinsi Banten. (KW)

0 Komentar

Posting Komentar

Advertisement

Type and hit Enter to search

Close