News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Polisi Ringkus Tiga Terduga Pelaku Pemalak dan Pengeroyok Santri di Malingping

Polisi Ringkus Tiga Terduga Pelaku Pemalak dan Pengeroyok Santri di Malingping

Poto: tiga terduga pelaku pemalakan dan pengeroyokan terhadap seorang santri di Malingping, Kabupaten Lebak. 
LEBAK, LineNews.id - Tiga orang tersangka pengeroyokan dan pemalakan terhadap seorang santri berhasil diamankan jajaran Unit Reskrim Polsek Malingping Polres Lebak. 

Korban diketahui bernama Yusuf (26), warga Kampung Sawah RT 004/001 Desa Parungsari, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.

Sedangkan tiga orang terduga pelaku yakni, A (24), H (19), F (18). Ketiganya merupakan warga Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak. 

Kapolsek Malingping Kompol Eko Widodo membenarkan  bahwa pihaknya sudah menangkap tiga pelaku tindakan kriminal tersebut yang dipimpin Kanit Reskrim Ipda Samsu Rianto dan 3 anggotanya. 

"Pada Hari Kamis 16 Desember 2021 sekitar pukul 19.00 WIB SPKT Polsek Malingping menerima laporan dari keluarga korban, selanjutnya unit reskrim melakukan pemeriksaan kepada korban dan para saksi lalu mendatangi TKP (tempat kejadian perkara) di Alun-alun Malingping, dari hasil pemeriksaan korban dan para saksi telah diketahui nama-nama dan alamat terduga tersangka yang melakukan pengeroyokan tersebut, kemudian saya perintahkan unit reskrim melakukan upaya paksa atau penangkapan terhadap yang diduga tersangka." terang Kapolsek. Sabtu (18/12/2021). 

Lebih lanjut, Kapolsek Malingping menjelaskan kronologis peristiwa tindak pidana pengeroyokan tersebut. 

 "Pada hari Selasa tanggal 14 Desember 2021 sekitar jam 20.30 WIB korban inisial Y (26) penduduk Kampung Sawah Desa Parungsari Kecamatan Wanasalam bermain ke Alun-alun Malingping, pada saat korban duduk tiba-tiba para tersangka menghampiri korban lalu meminta sejumlah uang namun korban tidak memberinya, dan akhirnya para tersangka memukuli korban secara bersama-sama menggunakan tangan kosong dan salah satu tersangka menggunakan kayu," tutur Kapolsek. 

Akibat pemukulan itu, mata sebelah kanan dan kepala korban mengalami memar dan tangan kanan lecet berdarah. 

Polisi juga berhasil mengamankan barang bukti berupa satu buah peci, jaket dan sarung milik korban. Sementara senjata tumpul yang digunakan tersangka masih dicari karena sudah dibuang oleh tersangka. 

Atas tindakannya, tersangka terancam dikenakan sanksi pidana dengan ancaman penjara paling lama 7 Tahun. 

"Para tersangka dijerat dalam pasal 170 KUHPidana tentang tindak pidana dimuka umum secara bersama sama melakukan kekerasan terhadap orang atau barang," tutup Kapolsek. (HR) 

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.