News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Khusus Pasangan yang Nginap di Hotel, Pengelola Diminta Buat Aturan Tunjukkan Surat Nikah

Khusus Pasangan yang Nginap di Hotel, Pengelola Diminta Buat Aturan Tunjukkan Surat Nikah

Poto: Pintu Gerbang masuk Cottage pondok Bagedur, di area wisata Bagedur, Lebak, Banten. 
Lebak, LineNews.id - Sejumlah hotel di Malingping, Kabupaten Lebak, diduga masih menjadi tempat aktivitas perzinahan. Hal itu menjadi sorotan Penggiat sosial ketua DPD Libas (Lumbung Informasi Banten Selatan) Lebak, Yudi Guntara.

Satu di antaranya yakni Cottage Pondok Bagedur, yang ada di area wisata Pantai Bagedur, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak. Yudi menyebut, tempat penginapan itu diduga tidak menerapkan peraturan untuk pengunjung yang datang berpasangan.

"Hampir semua hotel dan losmen yang ada di wilayah Malingping tidak menerapkan aturan untuk menunjukkan dokumen resmi bagi yang datang laki-laki dan perempuan," kata Yudi kepada LineNews.id. Minggu, (5/12/2021).

Hasil investigasinya, ungkap Yudi, tempat penginapan tersebut sering kali didapati memasukkan tamu berpasangan yang tidak diketahui statusnya.

"Saya melihatnya sangat miris sekali karena pihak hotel tidak memiliki aturan seperti itu. Seharusnya kan kalau ada tamu yang datang laki-laki dan perempuan, pihak hotel harus meminta bukti surat nikah dulu, baru boleh nginap satu kamar," ucap Yudi.

Sebab lanjut Yudi, tidak menutup kemungkinan hotel tersebut dijadikan tempat kegiatan esek-esek (mesum) oleh pasangan yang bukan suami istri.

"Kebebasan dari pihak vila atau hotel itu banyak kerawanan terjadi, terutama kerawanan kehancuran rumah tangga, terkait asusilanya juga kurang bagus. Jadi kepada pengelola hotel jangan sembarangan saja, bukan karena melihat duit mereka bisa masuk, harus dilengkapi dengan dokumen resmi contohnya surat nikah gitu," terangnya.

Pria berpenampilan rambut gondrong ini meminta, supaya pihak pengelola hotel tidak serta merta menerima tamu yang bukan suami istri pesan satu kamar.

"Jadi mereka itu jangan mengotori wilayah Kecamatan Malingping," tukasnya.

Karena itu, Yudi mengimbau kepada seluruh penginapan yang ada di wilayah Malingping agar menerapkan tata tertib yang ketat, agar kegiatan yang melanggar aturan agama dan aturan negara tersebut tidak terjadi di wilayah Malingping. (HR)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.