News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Tinjau Vaksinasi Buruh, Kapolri Harap Pertumbuhan Ekonomi Membaik

Tinjau Vaksinasi Buruh, Kapolri Harap Pertumbuhan Ekonomi Membaik

Guna memastikan penyelenggaraan vaksinasi, Kapolri Jenderal Polisi, Listyo Sigit Prabowo meninjau vaksinasi massal para pekerja atau buruh dan bekerjasama dengan perusahaan dan serikat buruh, Kamis (29/07).    
Jakarta, LineNews.id - Guna memastikan penyelenggaraan vaksinasi, Kapolri Jenderal Polisi, Listyo Sigit Prabowo meninjau vaksinasi massal para pekerja atau buruh dan bekerjasama dengan perusahaan dan serikat buruh, Kamis (29/07).        

Diketahui, vaksinasi massal ini diselenggarakan oleh PT Victory Ching Luh (VCL) bekerja sama dengan Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) dan Polri mulai tanggal 28 Juli hingga 4 Agustus 2021.       

Jendral Listyo Sigit menyampaikan, para pekerja atau buruh yang tergabung dalam perusahaan sektor esensial dan kritikal diberi kesempatan tetap melakukan produksi, dengan catatan tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes).      

Menurut mantan Kapolda Banten ini, guna memaksimalkan kegiatan produksi tersebut, jelas Kapolri, bahwa diperlukan program vaksinasi untuk memperkuat proteksi para pekerja dan buruh agar tak terpapar virus Covid-19.      

"Kita tahu bahwa saat ini rekan-rekan buruh khususnya yang tergabung dalam perusahaan ekspor diberi kesempatan melakukan produksinya dengan mengikuti prokes. Salah satu upaya lain kegiatan agar maksimal dengan melaksanakan program vaksinasi dan diharapkan rekan-rekan memiliki tingkat kekebalan yang lebih tinggi terharap serangan Covid," ujar Listyo Sigit.      

Mantan Kabareskrim Polri ini menyebutkan, peran buruh sangat diperlukan untuk sama-sama menanggulangi Pandemi Covid-19 di Indonesia, sebagaimana kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah. Mengingat, terangnya, dalam memerangi virus korona dewasa ini diperlukan sinergitas dan saling bergandengan tangan dengan seluruh stakeholder.        

Di sisi lain, kata Listyo Sigit, untuk mencegah dan menekan laju pertumbuhan Covid-19, seluruh elemen termasuk buruh juga harus melaksanakan protokol kesehatan dengan sangat disiplin. Misalnya seperti 5-M (Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, serta Membatasi mobilisasi dan interaksi).      

Dengan adanya program vaksinasi para buruh ini, mantan Kapolres Kota Solo ini berharap para pekerja atau buruh dapat bekerja secara maksimal, sehingga pertumbuhan ekonomi semakin membaik.    


"Program ini kita sesuaikan tidak hanya di sini tapi di daerah juga untuk sama-sama melaksanakan akselerasi vaksinasi rekan buruh dan kita harapkan rekan buruh bisa bekerja optimal dan pertumbuhan ekonomi semakin baik," katanya.       

Meskipun sudah divaksin, kata Kapolri, pihaknya tetap meminta para pekerja atau buruh mematuhi protokol kesehatan dengan 5-M.       

Sementara, Presiden KSPSI, Andi Gani Nena Wea mengucapkan terima kasih kepada Polri atas kerja-sama program vaksinasi. Pihaknya pun menyampaikan program vaksinasi ini akan dilakukan di daerah-daerah lainnya.       

"Terima kasih pak Kapolri. Program ini akan dilakukan di beberapa daerah. Vaksin presisi ini sangat membentuk herd immunity. Salut untuk Polri," tutur Andi Gani.      

Diketahui, adapun total target vaksinasi sebanyak 14.600 orang dengan target vaksinasi harian sebanyak 1.250 orang yang berasal dari masyarakat umum, karyawan PT VCL Pasar Kemis dan anggota KSPSI.    

 Total vaksin yang dipersiapkan dalam kegiatan ini sebanyak 19.500 dosis jenis Sinovac yang berasal dari Biddokes Polda Metro Jaya 5.000 dosis, Mabes Polri 5.000 dosis, Pemda Kabupaten Tanggerang 9.500 dosis.      

Adapun jumlah vaksinator yang dilibatkan dalam kegiatan ini sejumlah 57 orang yang terdiri dari Polri sebanyak 25 vaksinator dan relawan sebanyak 32 vaksinator. Dalam kegiatan ini juga disalurkan bantuan sosial sebanyak 2.500 paket kepada pekerja atau buruh serta masyarakat umum.(Ratu Adnin)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.