News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Sebagian Honor Prades di Lebak Selama 3 Bulan Belum Cair

Sebagian Honor Prades di Lebak Selama 3 Bulan Belum Cair

LEBAK, LineNews.id - Terkait adanya anggaran perubahan di Anggaran Dana Desa (DD) dan Dana Desa (DD) membuat lambat honor dan operasional di Pemerintahan Desa (Pemdes). Hal ini membuat beberapa perangkat desa (Prades) dan Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Lebak mengaku belum menerima pencairan honor rapelan per Januari hingga Maret 2021.    

Disebutkan, beberapa Prades di Lebak masih menanti segera ada pencairan honor mereka, namun mereka pun memaklumi di masa pandemi covid ini selalu terjadi perubahan anggaran di DD.           

Ketua Asosiasi Apdesi Kabupaten Lebak, Bedah Marwiyah kepada LineNews.id mengatakan, telatnya pembayaran honor para Perades itu, akibat ADD dan DD dari pemerintah hingga pertengaham bulan Maret 2021 ini belum juga cair.     

"Iya memang belum cair, namun dimungkinkan minggu-minggu ini bisa segera turun. Insha Allah minggu ini mungkin bisa ngaburugudul. Ya maklum aja banyak perubahan anggaran di masa pandemi covid ini, jadi ADD dan DD belum turun. Tapi secara profesional kita tetap kerja maksimal," ujar Bedah, Senin malam (15/03).     

Menurut Bedah, honor yang dinanti ini rapelan selama tiga bulan, saat ini pemerintah desa (Pemdes) tidak bisa memberikan honor kepada Perades. Bahkan, operasional desa pun terganggu akibat lambannya pencairan ADD dan DD itu.         

"Iya, sudah tiga bulan kepala desa dan perangkat desa sebagian belum terima honor. Karena tidak ada anggaran yang turun, ini sejak awal Januari 2021 sampai sekarang. Kita juga udah ajukan. Kalau di tempat lain mungkin sudah ada yang cair, tapi ya kita tunggu aja," ujar Bedah.        

Kendati demikian, pihaknya menjamin, para Prades di Kabupaten Lebak masih tetap semangat dalam menjalankan tugasnya melayani masyarakat.       

"Pelayanan terhadap masyarakat saya pastikan tetap berjalan normal. Apalagi, banyak warga yang butuh pelayanan dalam pengurusan dokumen kependudukan," papar Bedah yang juga Kades di Desa Cihujan Kecamatan Cijaku ini menutur.       

Sementara itu, Kades Cibareno Kecamatan Cilograng, Rustandi Putra membenarkan, dengan belum cairnya ADD dan DD, menyebabkan kegiatan operasional banyak terganggu. Ia berharap, agar segera bisa dicairkan agar pelayanan bisa maksimal.       

"Ya, sudah tiga bulan rekan-rekan perades enggak terima honor. Mudah-mudahan pada bulan ini segera turun," harapnya        

Terpisah, Rojai, salah seorang Prades di Kecamatan Cihara kepada LineNews.id mengaku honornya sudah diterimanya.

"Kalau untuk di desa saya, Alhamdulillah honor Prades dan Kades udah dicairkan. Mungkin di desa yang lain menyusul. Iya sih sebagian prades dan Kades yang di kecamatan lain katanya belum pada cair," ungkapnya

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.