Pesawat Sriwijaya Air Berpenumpang 50 Orang Jurusan Jakarta - Pontianak Hilang Kontak di Kepulauan Seribu

Caption poto : Pesawat Sriwijaya Air  

 JAKARTA, LineNews.id - Pesawat komersil dari perusahaan Sriwijaya Air dengan Nomor Penerbangan SJ182 trip rute Jakarta - Pontianak dilaporkan hilang kontak di Kepulauan Seribu tak lama usai lepas landas dari Bandara Soekarno Hatta.        

Disebutkan, sebagaimana keterangan dari Situs FlightRadar24 menyebut, pesawat itu jenis Boeing 737-500 dengan nomor registrasi PK-CLC, itu mengalami kehilangan ketinggian 10 ribu kaki dalam 1 menit. Diketahui pesawat itu mengangkut 50 penumpang dengan 12 kru.       

"Penerbangan Sriwijaya Air # SJ182 kehilangan ketinggian lebih dari 10 ribu kaki dalam 1 menit, sekitar 4 menit setelah keberangkatan dari Jakarta," FlightRadar24 dalam akun twitternya, Sabtu petang (09/01).       

Sebagaimana info pantauan situs FlightRadar24, yang dilansir dari detiknews.com, bahwa pesawat Sriwijaya Air tersebut sempat mencapai ketinggian 10.900 kaki. Mendadak, ketinggian berubah menjadi 8.950 kaki, turun ke 5.400 kaki, hingga terakhir terpantau di 250 kaki. Setelah itu, pesawat hilang kontak.       

Sebelumnya, Manajer Branch Communication and Legal Bandara Soekarno-Hatta, Haerul Anwar, mengatakan pesawat Sriwijaya Air itu hilang kontak di sekitar Pulau Lancang, wilayah kepulauan Seribu.    


 "Hilang kontak di sekitar Tanjung Pasir Pulau Lancang gitu-lah," ujar Haerul Anwar, dalam keterangan, Sabtu (09/01)        

Pihaknya pun menjelaskan pesawat dengan nomor penerbangan SJ182 itu terbang dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Bandara Supadio di Pontianak, Kalimantan Barat.       

Sementara Keterengan dari senior Manager Corporate Communication Sriwijaya Air, Theodore Erika mebyebut, pihaknya saat ini masih melakukan investigasi terkait hilangnya pesawat dengan nomor penerbangan SJ182 tersebut.        

"Sriwijaya Air sampai saat ini masih terus melakukan kontak dengan berbagai pihak terkait guna mendapatkan informasi lebih rinci terkait penerbangan SJ182 rute Jakarta-Pontianak,"jelas Theodora Erika dalam keterangannya, Sabtu petang (09/01).       

Kata Theodora, pihaknya saat ini masih terus melakukan komunikasi dengan berbagai pihak.       

"Manajemen masih terus berkomunikasi dan menginvestigasi hal ini dan akan segera mengeluarkan pernyataan resmi setelah mendapatkan informasi yang sebenarnya," paparnya.        

Secara terpisah, Mentri Perhubungan, Budi Karya memastikan pesawat Sriwijaya Air SJ182 jatuh. Ia menyebut data penumpang ada puluhan penumpang berikut kru di dalam pesawat nahas tersebut.       

"Total penumpang ada 50 orang ditambah 12 kru. 43 Dewasa dan 7 anak-anak,"jelas Budi Karya via ZoomMeet, Sabtu malam (09/01/21).        

Adapun keterangan dari konfrensi pers Basarnas secara Daring menyebut, emergency locator transmitter (ELT) pesawat nahas itu tidak memancarkan sinyal.        

"Kami cek di ELT yang ada di pesawat Sriwijaya 182 (SJ182, red) itu seluruh pesawat itu sudah teregistrasi di Basarnas ELT-nya. Namun kejadian ini tidak memancarkan. Ini yang nanti perlu kita crosscheck, kenapa kok tidak memancarkan. Biasanya akan memancarkan," kata Deputi Operasi dan Kesiapsagaan Basarnas, Bambang Suryo Aji, dalam konferensi pers daring, Sabtu (09/01).        

Basarnas belum bisa pastikan dugaan awal ELT pesawat Sriwijaya Air SJ182 tidak memancarkan sinyal saat kejadian. Bambang menegaskan pihaknya masih akan menyelidiki penyebab ELT Sriwijaya Air SJ182 tidak memancarkan sinyal.       

"Kami juga belum bisa menyimpulkan secara pasti kenapa tidak bisa memancarkan alat tersebut, termasuk juga kita crosscheck ke, sistem satelit yang dimiliki oleh negara tetangga kita adalah Australia. Australia juga tidak menangkap," terang Bambang. (Adek/SM/Ratu Adnin)




Tidak ada komentar untuk "Pesawat Sriwijaya Air Berpenumpang 50 Orang Jurusan Jakarta - Pontianak Hilang Kontak di Kepulauan Seribu"

CopyAMP code
CopyAMP code