Di Tengah Kelangkaan Pupuk, Diduga Ada Beredar Pupuk Palsu

Foto: Pupuk Petani yang beredar        

BAKSEL, LineNews.id - Di tengah krisis kelangkaan pupuk subsidi yang masih menghimpit nasib petani di Lebak selatan (Baksel), kini petani setempat juga dihadapkan dengan beredarnya pupuk jenis phonska yang diduga palsu.       

Disebutkan, dugaan ada peredaran pupuk palsu ysng masuk ke kios itu diketahui dari kemasan yang sama namun ada peredaran di salah satu hurup tulisannya.         

Sebagaimana keterangan yang yang didapat wartawan dari salah seorang kios penjual pupuk resmi di kawasan Lebak selatan (Baksel) yang namanya minta dirahasiakan, bahwa diduga beredar pupuk palsu dengan jenis Phonska yang kemasan beda satu hurup, kalau yang diduga palsu itu tulisannya Phoska.      

"Ada perbedaan dari pupuk Phoska yang diduga palsu ini, kalau ketika pupuk itu dipakai mupuk padi tidak ada perkembangan ke tanaman, juga pupuk tersebut bisa mengakibatkan ke kulit tangan melepuh, saya pun dapat informasi ini dari para petani yang belanja ke kios kami," ujarnya, Selasa (12/01).       

Dalam hal temuan ini dirinya ini hanya bisa menjelaskan kepada petani langganannya,       

"Saya sebagai kios resmi, hanya bisa meng informasikan saja ke petani agar waspada jika hendak membeli pupuk agar tidak keliru,”katanya.       

Menurutnya, ia tidak bermaksud menuduh kepada siapa pun dengan diduga ada dan beredarnya pupuk palsu dengan jenis Phoska tulisan di karung kemasan. Akan tetapi dirinya juga tidak menginginkan petani keba tipu.        

“Kasihan saja petani, sudah susah pupuk, mahal pula harganya, dan berbelit belit juga untuk mendapatkan pupuk, karena ada peraturan dan kebijakan baru lagi,” tuturnya.        

Sementara itu, salah seorang petugas pertanian, Rahmat menerangkan soal ciri-ciri pupuk palsu tersebut yang berbeda dengan pupuk asli.       

“Kalau pupuk tersebut merusak tangan, berarti pupuk tersebut banyak unsur dari zat kapur,” terangnya.       

Terpisah, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Lebak Rahmat Yuniar kepada wartawan mengatakan, tolong dibantu disosialisasikan dan informasikan ke petani jangan menggunakan pupuk palsu dan jangan dibeli.        

“Saya akan berkoodinasi dengan  pihak Kadis Pertanian Propinsi Banten dan terima kasih atas informasinya,”paparnya. (Reg/HR)

Tidak ada komentar untuk " Di Tengah Kelangkaan Pupuk, Diduga Ada Beredar Pupuk Palsu"

CopyAMP code
CopyAMP code