Tudingan Kades Tak Layani Masyarakat Berbuntut Panjang

Lebak, LineNews.id - Ormas Laskar Pasundan Indonesia (LPI) Lebak kembali menyoroti terkait adanya dugaan double penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) Kemensos dengan Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Sukaraja, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak. (22/11/20)

Disebutkan, bahwa masyarakat penerima manfaat di Desa Sukaraja hanya diperuntukan bagi yang mendapat rekomendasi Kades saja.

Menyikapi hal itu, Ketua LPI Rohmat Hidayat, menduga bahwa bantuan yang diberikan untuk masyarakat itu dimanfaatkan untuk kepentingan politik Kades Sukaraja. Hal itu diperkuat karena ada masyarakat yang mendapat dua program bantuan sekaligus yakni BST dan PKH.

"Ya masih terkait BST, aduan masyarakat terkait penerima PKH yang mendapatkan BST lagi dengan atensi kepala desa demi kepentingan politiknya," katanya.

Lanjut Rohmat, pihaknya sudah mencoba menghubungi Kades Sukaraja untuk meminta keterangan soal aduan masyarakat. Namun, Kades tidak pernah bisa ditemui.

"LPI masih menyoal terkait BST yang data Kemensos 574, tertuang di data Kaur umum desa 503 dan meminta klarifikasi masalah data penerima doble atas atensi kepala desa," ujar Ketua LPI.

Rohmat menyebut, setiap kali dihubungi LPI, Kades Sukaraja selalu menghindar. "Kepala desa selalu menghindar disaat di pintai keterangan nomor telepon tidak aktif dan didatangi kerumahnya pun selalu tidak ada di rumah, jawaban dari orang rumah," terang pria yang akrab disapa Dongkol ini.

Masih Kata Rohmat, jika aspirasi mereka tidak juga direspon baik oleh Kades, LPI mendesak akan melayangkan surat somasi terhadap Kades dengan tudingan Kades tidak layani masyarakat dan menyalah gunakan program pemerintah.

"Kami akan melayangkan surat untuk audiensi dan diskusi public terlebih dahulu, jika memang masih tidak diindahkan, kami akan layangkan somasi," tegasnya.

Bahkan kata Rohmat, pihaknya juga akan melaporkan Kades ke aparat penegak hukum, jika aspirasi mereka tetap tidak direspon. 

"Kami akan lakukan pelaporan ke dinas terkait dan akan kami lakukan Lapdu juga ke pihak Tipikor Polres." paparnya.

Sementara itu, sampai berita ini terbit, wartawan belum bisa mengonfirmasi Kades Sukaraja lantaran handphonenya tidak aktif.(HR)

Tidak ada komentar untuk "Tudingan Kades Tak Layani Masyarakat Berbuntut Panjang"

CopyAMP code
CopyAMP code