News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Puluhan Napi Lapas Rangkasbitung Diusulkan Dapat Remisi Hari Kemerdekaan

Puluhan Napi Lapas Rangkasbitung Diusulkan Dapat Remisi Hari Kemerdekaan

Sedikitnya 95 orang Warga Binaan Pemasyarakatan di Lapas kelas III Rangkasbitung diusulkan untuk mendapatkan remisi di hari kemerdekaan RI ke 75 Tahun 2020 ini.
     
Lebak, LineNews - Sedikitnya 95 orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lapas kelas III Rangkasbitung diusulkan untuk mendapatkan remisi di hari kemerdekaan RI ke 75 Tahun 2020 ini.
       
Sebagaimana dikatakan Kepala Lapas Kelas III Rangkasbitung, Budi Ruswanto kepada wartawan, bahwa Narapidana (Napi) Lapas Rangkasbitung akan diusulkan mendapat remisi umum 17 Agustus tahun ini dan itu tercantum dalam Sistem Database Pemasyarakatan (SDP).
       
“Kemerdekaan 75 Tahun Republik Indonesia ini memiliki tema yang baik yaitu Indonesia Maju, bukan hanya dirasakan oleh seseorang melainkan seluruh rakyat Indonesia. 17 Agustus adalah hari kemerdekaan bagi seluruh rakyat Indonesia, dan tentu berdasarkan aturan yang telah ditetapkan, negara akan memberikan pengurangan masa pidana (remisi) kepada napi di seluruh tanah air,” ujar Budi, Rabu (12/08).
         
Menurutnya, akan tetapi Napi yang diusulkan tentu harus memenuhi syarat, besarannya masing-masing bervariatif dari satu hingga 5 bulan dengan syarat Napi berperilaku dan mengikuti pembinaan dengan baik yang akan dinilai dan diteliti kelayakan usulannya oleh tim TPP Lapas Rangkasbitung.
       
Ditambahkan Budi, bahwa dari total 232 WBP Lapas Rangkasbitung hanya 95 yang diusulkan mendapat remisi kemerdekaan, dan 3 orang diantaranya akan bebas langsung.
     
“Untuk sisanya tidak memenuhi persyaratan seperti belum menjalani masa pidana 6 bulan dan masih menjalani proses persidangan,” ujarnya.
     
Sementara Kasubsi Admisi dan Orientasi, Dede Ukmartalaksana menjelaskan, usulan remisi diberlakukan bagi seluruh Napi yang memenuhi persyaratan sebagaimana telah teregister dalam SDP.
     
"Untuk usulan remisi sekarang sudah online menggunakan aplikasi database, basisnya data SDP kita verifikasi melalui sistem, dan sudah online terkoneksi dengan dunia luar sehingga tranparan. Seluruh Napi diusulkan kecuali yang belum memenuhi persyaratan,” jelas Dede.
     
Terpisah, salah seorang WBP yang sengaja tidak disebut nama mengungkapkan, dirinya merasa sangat senang karena akan mendapatkan remisi.
     
“Kami rasa remisi adalah sebuah penghargaan dan perhatian negara, tentu karena kami sudah mengikuti serangkaian pembinaan di sini, dan hasilnya akan menambah semangat kami lagi untuk menjadi lebih baik,” tuturnya. (Adek/Red)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.