News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Pasutri Ini Bawa Anaknya Mencuri Motor di Pasar Kemis

Pasutri Ini Bawa Anaknya Mencuri Motor di Pasar Kemis


Tanggerang, LineNews.id - Polsek Pasar Kemis Polresta Tangerang ungkap kasus pencurian dengan pemberatan sebuah motor matic oleh dua orang pelaku. Mirisnya mereka berdua merupakan pasangan suami istri (pasutri).

Kedua pelaku melancarkan aksinya disalah satu Kantor Pemasaran Property Jalan Raya Cadas-Kukun Desa Pangadegan  Kecamatan Pasar Kemis Kabupaten Tangerang.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi menjelaskan jika pasutri ini sampe hati membawa kedua anaknya yang masih kecil mencuri motor jenis honda beat diwaktu siang bolong. Sekeluarga ini bermula membawa motor jenis Aerox.

"Setelah menemukan sasaran sepeda motor, suami pelaku turun dan menuju sasaran yang dicurinya. Sedangkan, istri dan kedua anaknya stand by dimotor bersama kedua anaknya dengan mesin motor yang menyala,"

"Usai berhasil istri dan kedua anaknya ini pergi dari TKP dan suaminya pun menyusul dengan membawa hasil curian," jelas Ade saat jumpa pers di Mapolsek Pasar Kemis, Rabu (24/6/2020)

Lanjut Ade memaparkan setelah pergi dari TKP, suami langsung membawa hasil curian ke daerah Kaliders Jakarta Barat untuk dijual. Sementara, istri yang membawa kedua anaknya pulang kerumah.

"Pelaku mengaku uang hasil kejahatanya digunakan untuk kebutuhan sehari-hari dan membayar hutang." terangnya.


Sementara, saat dikonfirmasi LineNews Kapolsek Pasar Kemis AKP Fikri Ardiansyah mengatakan, pelaku berhasil ditangkap berkat adanya CCTV yang terpasang di TKP. Anggota Unit Reskrim langsung melakukan pengejaran bermodal plat motor yang para pelaku gunakan.

"Diketahui pelaku pakai sepeda motor Yamaha jenis Aerox plat polisi B 4433 SEP. Langsung kami berkordinasi dengan Samsat Polda Metro Jaya untuk melacak keberadaan pelaku," beber Fikri

Kata Fikri, penangkapan langsung dilakukan dikediaman pelaku dan tidak ada perlawanan kepada petugas.

"Para pelaku berhasil ditangkap di rumahnya daerah Kecamatan Rajeg, pada 19 Juni 2020," paparnya

Atas perbuatan pelaku berinisial AA suami dan FC perempuan terjerat pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana paling lama tahun (7) tahun. (Adk/Red)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.